Saturday, 7 January 2017

'Tak cikgu, ayah saya dah meninggal dunia...'

Gambar hiasan
Oleh Mohd Fadli Salleh

Pagi ini, aku teringat suatu kejadian yang berlaku di hari pertama persekolahan. Kisah ini berlaku beberapa tahun lepas. 

Hari pertama, sekolah penuh sesak dengan ibu bapa murid tahun 1. Waktu rehat pun masih begitu. Ramai ibu bapa menemani anak masing-masing, ajar mereka membeli, menyuapkan anak mereka makan. Mereka kelihatan mesra dan amat bahagia sekali. 

Masa ini, aku boleh dikatakan mentah dalam dunia pendidikan. Baru 5-6 tahun pengalaman bersama murid tahun 1. Dan masa ini, aku masih belum ada keberanian untuk menegur ibu bapa yang mengambil hak murid sewaktu rehat. Ibu bapa yang menggunakan bangku murid, sedangkan ramai lagi murid berdiri mencari tempat untuk duduk dan makan. 

Semasa aku ralit memerhatikan perlakuan ibu bapa yang bahagia melayan anak mereka, aku perasan ada seorang murid perempuan berdiri di tepi tiang. Tangannya memegang bekal makanan dan sebotol air minuman. Termangu-mangu murid itu sendirian tanpa tahu hendak duduk dan makan bekalannya. 

Aku mula memandang jelek perlakuan ibu bapa yang langsung tidak mempedulikan kehadiran murid tahun 1 yang keliru itu. Malah, tiada di antara mereka yang mempelawa murid itu untuk duduk dan makan. Sebaliknya mengambil hak murid itu untuk berada di bangku sambil membelai anak masing-masing. 

Nak ditegur, aku sendiri belum ada keberanian. Maka aku mendekati murid itu dengan beberapa persoalan. 

"Kenapa murid ini tidak berteman? Mana ibu bapa dia? Apa punya ibu bapa yang tidak menemani anak tahun 1 di hari pertama mereka?" 

Sedikit rasa kesal terhadap tiadanya sikap prihatin ibu bapa murid itu terlintas di hati. Tanpa banyak soal, aku pimpin murid itu mencari tempat kosong. Semasa memimpin tangannya, aku sempat bertanya. 

"Mak ayah awak tak datang temankan awak ke hari ini?" 

"Tak cikgu, ayah saya dah meninggal dunia," jawabnya. 

"Oh. Mak awak? Kerja?" soalku lagi. 

"Mak saya di hospital, masuk wad. Dia sakit," jawabnya dengan nada sayu dan riak wajahnya seakan-akan mahu menangis. 

Rasa bersalah terus melanda hati aku kerana bertanyakan soalan itu. Rupa-rupanya murid ini tinggal bersama ibu saudaranya. Kakaknya ada tetapi belajar sesi pagi, sedangkan murid tahun 1 di sesi petang. 

Rasa meluap kemarahan pada ibu bapa lain yang tak cakna dan pentingkan diri sehingga mengambil hak anak yatim ini. Baru sahaja murid ini duduk, loceng berbunyi menandakan waktu rehat sudah tamat. Guru tahun 1 yang bertugas memanggil murid untuk berkumpul dan masuk kelas. Murid ini gelisah melihat kawan-kawan dia mula beredar meninggalkan kantin, sedangkan dia masih belum sempat menjamah waima sebutir nasi. 

Terus aku kata padanya. 

"Jangan risau, awak duduk dan makan dahulu bekal makanan awak. Cikgu tunggu awak."

Maka, murid ini makan dengan ditemani aku. Seusai makan, aku menghantar dia ke dewan tempat murid lain berkumpul. 

Esoknya, aku pergi lagi ke kantin, melilau mata mencari murid ini. Entah kenapa muka murid tahun 1 nampak semuanya sama di mata aku. Aku gagal mengesan murid itu. Aku mencari di setiap tiang, tiada kelibatnya. Agaknya dia sudah pandai mencari tempat duduknya sendiri dan berdikari. 

Hari seterusnya pun aku masih mengelilingi tiang dan cuba mengecam setiap wajah murid perempuan yang makan keseorangan. Tetapi gagal. 

Sejak itu, keberanian datang pada aku. Setiap tahun, akulah yang akan 'menghalau' ibu bapa yang duduk di bangku murid. Guru lain masih segan dan tidak berani nak 'menghalau' mereka. Pernah mereka minta dengan lemah lembut tetapi tidak ramai yang ambil perhatian. 

Ibu bapa yang pentingkan diri dan mengambil hak murid ini tidak aku malu pada mereka. Tidak lagi aku mahu menjaga hati mereka. Dengan tegas aku meminta mereka bangun memberi ruang kepada murid untuk duduk sehingga ada ibu bapa yang pernah terasa dengan ketegasan aku dan menyindir di belakang. 

Aku tidak kisah dengan sindiran itu kerana mereka yang mengambil hak murid aku tidak lagi tersenarai di dalam senarai orang yang aku perlu hormati lagi. 

Biarlah apa orang nak kata kerana mungkin ada murid yang berdiri tanpa ditemani sesiapa punya kisah yang serupa dengan murid perempuan itu. Anak yatim yang aku tidak pernah tahu namanya dan tidak sempat cam mukanya. Semoga anak itu kini menjadi murid yang pandai dan berjasa. Amin. - Mohd Fadli Salleh

7 comments:

  1. You're a kind person.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya Atas nama IBU WINDA ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di SINGAPURA jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga di kampun,jadi TKW itu sangat menderita dan di suatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak di sengaja saya melihat komentar orang tentan AKI SOLEH dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di SINGAPURA,akhirnya saya coba untuk menhubungi AKI SOLEH dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg di berikan AKI SOLEH 100% tembus (4D) <<< 2250 >>> saya menang togel (263,juta) meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan AKI SOLEH kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik AKI SOLEH sekali lagi makasih yaa AKI dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja AKI SOLEH DI 082-313-336-747- insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW trimah kasih banyak atas bantuang nomor togel nya AKI wassalam.






      KLIK DISINI *** SITUS * ANGKA * RAMALAN * TOGEL * GAIB * HARI * INI ***

























      Saya Atas nama IBU WINDA ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di SINGAPURA jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga di kampun,jadi TKW itu sangat menderita dan di suatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak di sengaja saya melihat komentar orang tentan AKI SOLEH dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di SINGAPURA,akhirnya saya coba untuk menhubungi AKI SOLEH dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg diberikan AKI SOLEH 100% tembus (4D) <<< 2250 >>> saya menang togel (263,juta) meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan AKI SOLEH kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik AKI SOLEH sekali lagi makasih yaa AKI dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja AKI SOLEH DI 082-313-336-747- insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW
      trimah kasih banyak atas bantuang nomor togel nya AKI wassalam.





      KLIK DISINI *** SITUS * ANGKA * RAMALAN * TOGEL * GAIB * HARI * INI ***
















      Delete
  2. I was treated differently by my teacher. Just because saya anak yatim

    ReplyDelete
  3. Bnyk student skarang perangai ntah pape n krg ajar...bile check blek parent diorg pon jenis useless

    ReplyDelete
  4. Ternyata masih ada guru yang baik seperti awk.
    Tetapi ada guru disebuah sekolah masih tidak faham dan memaksa ibubapa membayar RM 150 sebagai bayaran graduasi anak tahun 6 yang akan dibuat disebuah hotel.

    ReplyDelete
  5. Baik berita untuk Anda semua yang Anda butuhkan pinjaman cepat untuk melunasi utang Anda, atau Anda membutuhkan pinjaman untuk meningkatkan bisnis Anda? Apakah Anda pernah ditolak oleh bank dan lembaga keuangan lainnya? Apakah Anda membutuhkan pinjaman konsolidasi atau hipotek? Cari tidak lebih karena kami berada di sini untuk membuat semua masalah keuangan Anda sesuatu dari masa lalu. Kami memberikan pinjaman kepada individu yang membutuhkan bantuan keuangan, yang memiliki kredit buruk atau membutuhkan uang untuk membayar tagihan, untuk berinvestasi dalam bisnis pada tingkat 2%. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberitahu Anda bahwa kami memberikan bantuan yang sangat handal, Jadi hubungi kami hari ini via e-mail di: Hollingsozloanfirm@gmail.comBaik berita untuk Anda semua yang Anda butuhkan pinjaman cepat untuk melunasi utang Anda, atau Anda membutuhkan pinjaman untuk meningkatkan bisnis Anda? Apakah Anda pernah ditolak oleh bank dan lembaga keuangan lainnya? Apakah Anda membutuhkan pinjaman konsolidasi atau hipotek? Cari tidak lebih karena kami berada di sini untuk membuat semua masalah keuangan Anda sesuatu dari masa lalu. Kami memberikan pinjaman kepada individu yang membutuhkan bantuan keuangan, yang memiliki kredit buruk atau membutuhkan uang untuk membayar tagihan, untuk berinvestasi dalam bisnis pada tingkat 2%. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberitahu Anda bahwa kami memberikan bantuan yang sangat handal, Jadi hubungi kami hari ini via e-mail di: Hollingsozloanfirm@gmail.com

    ReplyDelete
  6. Halo semuanya
    Damai sejahtera bagimu, aku adalah MRS GRACE MORGAN.
    Saya seorang muslim
    Saya ingin menginformasikan tentang penawaran kami,
    Kami menawarkan semua jenis pinjaman dalam mata uang yang berbeda,
    Jadi mohon kita bersumpah demi ALLAH,
    Jangan pernah menipu siapa pun dari Uang mereka,
    Jika Anda telah ditolak oleh bank dan ditipu oleh penipu,
    Inilah perusahaan yang tepat yang akan membantu Anda mendapatkan semua uang Anda,
    Kami juga memiliki orang-orang yang mendapat banyak keuntungan dari perusahaan.
    Silahkan hubungi Mrs Maureen via Maureenwiwik@gmail.com,
    Dia akan menceritakan bagaimana kita meminjamkan dia 1 miliar Rupiah dalam waktu kurang dari 48 jam.
    Kami menawarkan pinjaman dengan bunga sebesar 1-5%.
    Kami di sini untuk membuat masalah Anda sesuatu dari masa lalu !!
    Silahkan email kami sekaligus, kami menjamin perawatan segera
    Dalam waktu 48 jam.
    Kami menawarkan jumlah pinjaman EUR 2000-900000 dan Payment Term
    (1-30 tahun) untuk pembayaran kembali.
    Hubungi: Gracemorganloancompany@gmail.com atau BMM = 7BB7A5DC

    ReplyDelete

Top Ad 728x90

Copyrights @ Berita Sini - Blogger Templates By Templateism | Templatelib